Terkait Penusukan kepada Wiranto
Pusat Koran – Depok, tim
Detasemen Khusus Polri
menangkap seorang terduga teroris yang memiliki hubungan dekat dengan Syahril
Alamsyah (SA) alias Abu Rara, pelaku penusukan Menteri Koordinator bidang
Koordinator, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhulam) di
Pandeglang, Banten.
Kepala Bidang Humas
Polda Bali Komisaris Besar Hengky Widjaja mentatakan bahwa AT berada dalam satu
grup percakapan di media sosial dengan nama "Menanti Al Mahdi" dan
sudah mengetahui niat Abu Rara melakukan amaliyah. "Tersangka merupakan bagian dari Khilafatul
Muslimin," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Candra Kusuma kepada
wartawan.
Kembali
ke Abu Rara dan penusukan Wiranto, polisi menyebut Abu Rara melakukan aksinya
itu karena terpicu penangkapan Abu Zee. Dia merasa takut akan ditangkap polisi
menyusul adanya penangkapan jaringan teroris dari kelompoknya itu.
Wiranto diserang orang
tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam di Pandeglang, Banten, Kamis
(10/10). Ia terluka di bagian perut sebelah kiri bawah.
Wiranto lantas dilarikan ke RSUD Berkah, Pandeglang sebelum
dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Di Jakarta, Wiranto menjalani operasi
selama tiga jam, hingga kemudian dipastikan kondisinya berangsur pulih pada
Jumat siang.
Polisi menangkap dua orang yang diduga menyerang Wiranto.
Penyerang merupakan pasangan suami istri. Polisi menyebut keduanya terpapar
ISIS. Sementara itu BIN mengidentifikasi pelaku merupakan anggota JAD jaringan
Bekasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar